2.758 Personil TNI-Polri Siap Amankan Presiden Jokowi di Aceh

    BERBAGI
    Panglima Kodam Iskandar Muda, Mayjen TNI Teguh Indratmoko, memimpin Apel Gelar Pasukan Pam VVIP yang dipusatkan di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh, Rabu (12/12/2018). (Foto/Ist)
    Panglima Kodam Iskandar Muda, Mayjen TNI Teguh Indratmoko, memimpin Apel Gelar Pasukan Pam VVIP yang dipusatkan di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh, Rabu (12/12/2018). (Foto/Ist)

    Banda Aceh (Waspada Aceh) – Sedikitnya 2.758 personil TNI-Polri siap mengamankan kunjungan kerja Presiden RI, Joko Widodo,  ke Aceh pada tanggal 13 – 14 Desember 2018.

    Panglima Kodam Iskandar Muda, Mayjen TNI Teguh Indratmoko, kepada awak media usai memimpin Apel Gelar Pasukan Pam VVIP yang dipusatkan di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh, Rabu (12/12/2018), mengatakan, prosedur pengamanan VVIP, khususnya “RI 1” maupun “RI 2” standarnya adalah sama.

    Menurut Pangdam, prosedurnya berpatokan sesuai dengan UU RI No. 34 Tahun 2004 tentang TNI, disebutkan salah satu tugas TNI dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP) adalah bertanggungjawab terhadap pengamanan Presiden RI dan Wakil Presiden RI beserta keluarganya.

    “Hal tersebut sebagai dasar pelaksanaan pengamanan presiden dengan dibagi, Ring 1, 2, dan 3 pada lokasi yang menjadi tujuan Kunker presiden,” ujar Pangdam IM.

    Sementara itu, pada umumnya dalam pengamanan VVIP untuk personil TNI-Polri akan ditempatkan pada ring 2 dan 3. Sedang untuk ring 1 adalah Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).

    “Adapun agenda Presiden Joko Widodo di Provinsi Aceh yaitu, akan melakukan ‘Ground Breaking‘ (peletakan batu pertama) pembangunan jalan tol Banda Aceh – Sigli, yakni di Blang Bintang, Aceh Besar,”  pungkas Pangdam IM Mayjen TNI Teguh Indratmoko.

    Apel Gelar Pasukan Pam VVIP tersebut turut dihadiri Kapolda dan Waka Polda Aceh, Kasdam IM,, Kapok Sahli Pangdam IM, para pejabat utama Kodam IM dan Polda Aceh serta Forkopimda Aceh. (Cb01)

    BERBAGI