Beranda Aceh Warga Meurah Mulia Kecewa, Jalan Akses Kawasan Pertanian Rusak

Warga Meurah Mulia Kecewa, Jalan Akses Kawasan Pertanian Rusak

BERBAGI
Ruas jalan Kecamatan Meurah Mulia, Aceh Utara, yang merupakan jalur akses kawasan pertanian Meunje Puet, mengalami rusak berat. (Foto/zainal abidin)
Ruas jalan Kecamatan Meurah Mulia, Aceh Utara, yang merupakan jalur akses kawasan pertanian Meunje Puet, mengalami rusak berat. (Foto/zainal abidin)

Aceh Utara (Waspada Aceh) – Ruas jalan Kecamatan Meurah Mulia, Aceh Utara, yang merupakan jalur akses kawasan pertanian Meunje Puet, mengalami rusak berat. Warga kecewa karena pemerintah daerah belum juga memperbaiki jalur yang sering dilintasi pelajar dan para petani tersebut.

Hasballah,42, warga Meurah Mulia kepada Waspadaaceh.com, Jumat (7/12/2018) mengakui, kerusakan jalan semakin parah. Badan jalan dipenuhi kubangan sehingga sulit dilintasi. Para pelajar setiap hari terpaksa berkubang dengan lumpur. Mereka terpaksa mendorong kendaraannya, karena lumpurnya cukup dalam.

“Pelajar SMP dan SMA setiap hari melalui jalan ini,” tegasnya. Mereka berasal dari Gampong Meunje Puet, Meunje Payong, Blang Reuma dan Gampong Saramaba.

Selain pelajar, jalan Meunje Puet juga sering dilalui petani yang mengangkut hasil bumi. “Ketika megangkut gabah dan hasil perkebunan, terpaksa mendorong sepeda motornya,” tambah Hasballah.

Begitu juga dengan para pedagang kebutuhan masyarakat setempat, mereka harus bersusah payah menjangkau rumah warga di daerah itu.

Ketua Ikatan Pemuda Pelajar dan Mahasiswa (IPPM) Meurah Milia, Muhammad Daud, SKM menegaskan, kerusakan jalan Meunje Puet telah mempengaruhi langsung perekonomian masyarakat. Petani terpaksa mengeluarkan biaya lebih besar, ketika memasarkan hasil pertanian.

“Para muge (pedagang pengumpul-red) tidak mudah masuk karena jalan rusak,” tegasnya.

Selain itu, dia sangat menyayangkan karena para pelajar tidak bisa lagi melintasi jalan Meunje Puet. Pemkab Aceh Utara, menurutnya, harus fokus memperbaiki jalan tersebut, karena telah mengganggu pendidikan anak-anak di kawasan itu.

“Pemerintah daerah, harus fokus karena kerusakan jalan mempengaruhi langsung kepada pendidikan dan ekonomi masyarakat,” ungkap Muhammad Daud, yang juga Sekjen DPP Partai Sira dan Caleg DPR Aceh.(b15)

BERBAGI