Wali Nanggroe Aceh Hadiri Peringatan Milad GAM ke-42

    BERBAGI
    Wali Nanggroe Aceh, PYM Malik Mahmud Alhaytar, didampingi Sekjen DPA Partai Aceh, Kamaruddin Abu Bakar alias Abu Razak memberi keterangan pers usai peringatan Milad GAM ke-42, di Indrapuri, Aceh Besar, Selasa (4/12/2018). (Foto/Hendro SK)
    Wali Nanggroe Aceh, PYM Malik Mahmud Alhaytar, didampingi Sekjen DPA Partai Aceh, Kamaruddin Abu Bakar alias Abu Razak memberi keterangan pers usai peringatan Milad GAM ke-42, di Indrapuri, Aceh Besar, Selasa (4/12/2018). (Foto/Hendro SK)

    Aceh Besar (Waspada Aceh) – Wali Nanggroe Aceh, Paduka Yang Mulia (PYM) Malik Mahmud Alhaytar, menghadiri puncak peringatan Milad atau ulang tahun Gerakan Aceh Merdeka (GAM), di kompleks pemakaman Tgk Cik Di Tiro, di Gampong Meureu, Kecamatan Indrapuri, Aceh Besar, Selasa (4/12/2018).

    Peringatan Milad tersebut, juga dihadiri sejumlah anggota DPR Aceh dari Fraksi PA. Tampak juga sejumlah mantan kombatan GAM, diantaranya Wakil Ketua Partai Aceh, Kamaruddin Abubakar atau lebih dikenal dengan nama Abu Razak.

    Dalam peringatan Milad tersebut, PYM Malik Mahmud Alhaytar, mengingatkan kembali sejumlah poin MoU, yang disepakati GAM dan RI, saat penandatangan perjanjian di Helsinki, 15 Agustus 2005. Poin itu yakni tentang bendera Aceh, lambang dan juga kelembagaan Wali Nanggroe.

    Menurut mantan Perdana Menteri GAM itu, perdamaian Aceh yang terbangun saat ini, berkat saling kepercayaan antara kedua belah pihak. karena itu, ujarnya, apa yang sudah dicapai saat ini adalah hasil yang sangat baik.

    Karena itu, kata Wali Nanggroe Aceh, hendaklah hal-hal yang kecil, yang belum direalisasikan sebagai amanah perjanjian, dapat dibicarakan dan dimusyawarahkan dengan baik. Sebab kata Wali Nanggroe, hal yang besar saja dapat dicapai kesepakatan, apalagi hanya persoalan kecil yang belum tuntas.

    “Saya pikir, beberapa hal yang belum tuntas dilaksanakan sebagai amanah MoU harus segera di rampungkan,” tukasnya.

    Peringatan Milad GAM ke-42 sendiri, diisi dengan doa bersama, serta tausiyah dari tokoh agama. (cho)

    BERBAGI

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here