Beranda Aceh Plt Gubernur Berharap, Rancangan Qanun APBA 2019 Segara Diparipurnakan

Plt Gubernur Berharap, Rancangan Qanun APBA 2019 Segara Diparipurnakan

BERBAGI
Plt Gubernur Aceh, menandantangani KUA PPAS 2019 disaksikan para pimpinan DPRA serta Sekda dan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Aceh, Kamis kemarin. (Foto/Ist)
Plt Gubernur Aceh, menandantangani KUA PPAS 2019 disaksikan para pimpinan DPRA serta Sekda dan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Aceh, Kamis kemarin. (Foto/Ist)

Banda Aceh (Waspada Aceh) – Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, berharap paska-penandatangan KUA-PPAS, pimpinan dan seluruh anggota DPRA mempercepat penyusunan Rancangan Qanun Aceh tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh Tahun Anggaran 2019 sehingga segera bisa diparipurnakan.

Kata Plt Gubernur, Qanun APBA 2019 nantinya akan disampaikan kepada pemerintah pusat untuk dilakukan evaluasi. Dengan demikian, akhir tahun 2018, APBA 2019 diharapkan dapat ditetapkan dan diundangkan dalam Lembaran Aceh.

“Dengan demikian pada tahun 2019, kita dapat segera mengimplementasikannya,” kata Nova usai acara pelantikan Sulaiman, sebagai Ketua DPRA (Dewan Perwakilan Rakyat Aceh) periode sisa jabatan 2014-2019, di Gedung Utama DPRA, Kamis (29/11/2018).

Terkait pergantian pimpinan DPRA, kata Nova, merupakan proses dan dinamika politik. Karenanya, dia berharap pimpinan yang baru segera menyesuaikan diri, mempelajari ketentuan dan tata tertib dalam menjalankan tugas sebagai ketua.

Sementara kepada Muharuddin, ketua sebelumnya, Nova berterima kasih dan menyampaikan penghargaan atas kerja keras dan pengabdian yang telah diberikan selama menjadi mitra Pemerintah Aceh.

Sulaiman dalam sambutannya usai dilantik, menyebutkan dirinya berjanji kepada seluruh rakyat Aceh, bersama pimpinan dan seluruh anggota dewan lainnya, akan bekerja keras dengan berpegang teguh pada konstitusi negara kesatuan Indonesia.

“Saya perlu dukungan dan kerjasama seluruh anggota DPR Aceh. Saya di sini menjalankan amanah yang telah diberikan pimpinan partai untuk memimpin lembaga ini,” kata Sulaiman.

Sulaiman menyebutkan dirinya yang mempunyai masa tugas sekitar 10 bulan akan berupaya memperkuat fungsi dasar dewan yaitu legislasi, pengawasan dan anggaran. Hal tersebut, kata dia, merupakan marwah DPRA.

“Sebagai mitra kerja yang sejajar (dengan Pemerintah Aceh), kami akan mendorong program dan kebijakan yang baik dan perlu. Kita perlu saling mengingatkan dan memberikan solusi,” ujar Sulaiman.

Pekerjaan terbesar DPR Aceh ke depan adalah pengesahan APBA 2019 yang direncanakan disahkan pada akhir tahun ini sehingga pembangunan di Aceh bisa segera dilakukan.

Sementara itu, Muharuddin, berharap Sulaiman bisa menjaga kebersamaan seluruh anggota dewan demi jalannya pembangunan di Aceh. (ria)

BERBAGI