Beranda Olahraga KABAR PORA 2018 Gayo Lut Bertengger di Papan Atas PORA ke- 13

Gayo Lut Bertengger di Papan Atas PORA ke- 13

BERBAGI
Kontingen Aceh Tengah untuk PORA XIII 2018 di Jantho, Aceh Besar. (Foto/Ist)
Kontingen Aceh Tengah untuk PORA XIII 2018 di Jantho, Aceh Besar. (Foto/Ist)

Takengon (Waspada Aceh) – Olahragawan dari negeri di atas awan mengukir sejarah baru pada Pekan Olahraga Aceh (PORA) ke 13 di Jantho, Aceh Besar.

Selama ini atlet negeri kopi itu hanya bertengger di papan bawah dan tengah. Bahkan pada PORA ke-12 lalu di Idi, Aceh Timur, Kabupaten Aceh Tengah harus puas berada di urutan ke 15.

Untuk masuk peringkat 10 besar dalam event olahraga Aceh  ini, Gayo Lut, sebutan untuk Aceh Tengah, bagaikan kehabisan energi. Namun tidak untuk pertarungan di Jantho, Aceh Besar, 18 – 25 November 2018. Aceh Tengah membuat kejutan dengan mengumpulkan 100 medali, masing-masing 31 emas, 36 perak dan 33 perunggu.

Posisi juga bergeser dari peringkat 15 pada PORA lalu, kini berada di urutan ke 5.  “Kita sudah mencatat sejarah baru dalam olahraga. Alhamdulilah hasil kerja keras semua pihak membuahkan hasil,” sebut Zulkifli, Ketua KONI Aceh Tengah, ketika diminta keterangannya oleh Waspadaaceh.com, Senin (27/11/2018) di Takengon.

Saat PORA ke 12 di Idi, Aceh Timur, Gayo Lut hanya mampu mengumpulkan 15 medali emas. Dalam event kali ini, angka medali emas itu bertambah 16 dari sebelumnya. Dengan 31 medali emas, keberhasilan atlet Aceh Tengah sudah berada di papan atas jajaran atlet Aceh.

“Apa yang sudah diraih, kiranya tidak membuat kita puas sampai di sini. Para atlet harus terus berlatih, agar semakin hari semakin baik. Masih banyak event lainya yang harus diuji untuk mengasah kemampuan,” sebut Iliandi, Sekretaris KONI Aceh Tengah, yang turut menambahkan keterangan Ketua KONI.

Shabela Abubabakar, Bupati Aceh Tengah, ketika diminta keteranganya, selain mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah berjuang mengharumkan daerah pada event ini, juga meminta para atlet dan pelatih, tidak cepat puas dengan hasil yang sudah dicapai.

“Kita sudah menunjukkan kemampuan kita secara bertahap dan kini sudah berada di urutan ke 5, naik 10 tingkat dari PORA sebelumnya. Namun kita jangan cepat merasa puas, latihan dan upaya mengasah diri harus tetap dilakukan,” kata Bela, panggilan akrab bupati.

Angka 5 bagaikan angka “sakti” untuk Aceh Tengah sekarang ini. Pada event PKA ke 7 lalu, Aceh Tengah juga mendapatkan juara ke lima. Angka lima ini adalah angka pasangan Shabela Abubakar – Firdaus dalam pertarungan Pilkada lalu di negeri dingin ini.

Nomor urut 5 ini telah mengantarkan pasangan Shafda (Shabela – Firdaus) memenangkan pertarungan dalam Pilkada. Kemudian angka itu diraih pada PKA ke 7 Agustus lalu, kini angka lima itu kembali hadir di event PORA ke XIII di Jantho, Aceh Besar.

Pertanda apa dengan angka lima ini? Atau hanya kebetulan negeri dingin dalam pelukan gunung ini mendapatkanya?. (Bahtiar Gayo).

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here