Rekor Turun, Rifandi Tetap Raih Dua Emas

    BERBAGI
    M. Rifandi atlet atletik nomor lempar cakram dan tolak peluru, Aceh Besar. (Foto/Ist)
    M. Rifandi atlet atletik nomor lempar cakram dan tolak peluru, Aceh Besar. (Foto/Ist)

    Kota Jantho (Waspada Aceh) – Atlet atletik Aceh Besar, M.Rifandi, merasa senang, karena tetap bisa mempersembahkan dua medali emas dari nomor tolak peluru dan lempar cakram pada Pekan Olahraga Aceh (PORA) XIII, meski catatan rekornya turun.

    Setelah sehari sebelumnya sukses menyumbang medali emas di nomor tolak peluru, Rifandi kembali meraih medali emas di nomor lempar cakram, yang diperlombakan di Stadion Mini Komplek Jantho Sport Center, Kota Jantho, Aceh Besar, Jumat (23/11/2018).

    Di nomor lempar cakram ia mencatat rekor lemparan 33 meter, sekaligus meraih medali emas. Di nomor lempar cakram ini, medali perak diraih Zordan dari Aceh Utara dan perunggu diperoleh Tona dari Banda Aceh.

    M.Rifandi mengaku catatan rekornya di nomor tolak peluru dan lempar cakram menurun dibanding saat dalam latihan persiapan menghadapi PORA.

    Bahkan di lempar cakram rekornya 33 meter, turun jauh dari selama latihan yakni 37 meter. “Mungkin kondisi,” jawabnya singkat ketika ditanya mengapa rekornya bisa turun.

    Pada tolak peluru rekornya di PORA 11, 71 meter, sedangkan saat latihan mencapai 12 meter. Begitupun peraih medali emas kejuaraan nasional terbuka di Jawa Timur 2017 ini, merasa senang masih bisa mempersembahkan dua medali emas untuk Aceh Besar.

    Seperti diketahui Aceh Besar merajalela di cabang atletik yang telah meraih 15 medali emas, 8 perak dan 4 perunggu. Atletik masih memperlombakan enam nomor lagi dan akan berakhir, Sabtu (24/11/2018). (Adv)

    BERBAGI