Beranda Aceh Repsol dari Spanyol, Mulai Bor Sumur Migas Lepas Pantai Aceh Agustus 2019

Repsol dari Spanyol, Mulai Bor Sumur Migas Lepas Pantai Aceh Agustus 2019

BERBAGI
petromindo.com
petromindo.com

Lhokseumawe (Waspada Aceh) – Perusahaan asal Spanyol, Talisman Andaman B.V (Repsol), akan segera melakukan pengeboran minyak dan gas bumi, di Sumur Rencong 1X lepas pantai Aceh. Bahkan perusahaan tersebut juga telah selesai melakukan seismic 3 dimensi.

Plt Kepala Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA), Azhari Idris, Minggu (18/11/2018) mengatakan, Sumur Rencong 1X tersebut, memiliki kedalaman laut sekitar 1500 meter dan diperlukan teknologi tinggi dalam melakukan pengeboran.

“Sumur Rencong 1X tersebut meliputi tiga kabupaten, yaitu di Kabupaten Bireuen, Pidie Jaya dan Pidie. Menginggat pengeboran yang dilakukan itu di lepas pantai, maka diperlukan teknologi tinggi,” ujar Azhari.

Azhari menambahkan, pengeboran sumur tersebut direncanakan pada bulan Agutus 2019 mendatang, dengan menggunakan kapal pengeboran. Saat melakukan seismic 3D dilakukan oleh perusahaan PT Elnusa Tbk dengan menggunakan kapal seismic MV. Elsa Regent.

Total area diakuisisi 3,385 km2, dengan tidak ada insiden terkait K3L, serta tidak ada isu sosial yang signifikan. Berkat dukungan pemerintah setempat dan Panglima Laot (lembaga adat khusus bagi nelayan di Aceh) kegiatan Repsol dapat berjalan dengan cukup baik.

“Repsol juga harus melakukan assessment dan mempertimbangkan pemanfaatan fasilitas di KEK Arun Lhokseumawe dan pelabuhan bebas Sabang, untuk mendukung aktifitas eksplorasi yang sedang dijalankan,” tutur Azhari Idris.

Sementara itu, Stakeholder Manager Repsol di Indonesia, Amir Faisal Jidan memberikan apresiasi kepada BPMA, karena telah membantu berbagai tahapan saat melakukan studi seismis, seperti memfasilitasi komunikasi dengan pemerintah setempat dan aparatur desa.

“BPMA telah memfasilitasi komunikasi yang baik dengan para pihak, sehingga studi seismic ini bisa berjalan dengan lancar dan tanpa kendala apa pun. Kegiatan seismic tersebut, dilakukan selama 125 hari,” Amir Faisal. (Agam)

BERBAGI