Beranda Aceh Disdagperinkop UKM: Semua Pedagang di Tapaktuan Diperlakukan Sama

Disdagperinkop UKM: Semua Pedagang di Tapaktuan Diperlakukan Sama

BERBAGI
Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM Aceh Selatan, Mualimin, SE. (Foto/Faisal)
Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM Aceh Selatan, Mualimin, SE. (Foto/Faisal)

Tapaktuan (Waspada Aceh) – Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM Aceh Selatan, Mualimin, SE, menjamin bahwa pemerintah kabupaten akan memperlakukan sama kepada semua pedagang dari berbagai sektor.

“Semua pedagang akan mendapat fasilitas yang sama, tidak ada yang dianak-tirikan,” kata Mualimin kepada Waspadaaceh.com di Tapaktuan, Jumat (9/11/2018). Pernyataan Mualimin ini terkait dengan rencana pembukaan pasar rakyat di Gamping Lhok Bengkuang Timur, Tapaktuan, pada Januari 2019.

Jadi menurut Kadisdagperinkop dan UKM (Usaha Kecil Menengah) ini, para pedagang kecil dan mikro, tidak perlu khawatir dengan keberadaan pasar rakyat nantinya.

“Bahkan pedagang ikan liar di Gampong Padang dan Hulu, sudah kita arahkan. Sekarang mulai berdagang di pasar inpres sesuai instruksi Bupati Aceh Selatan bapak Azwir,” ucapnya.

Disdagperinkop dan UKM Aceh Selatan selalu memantau perkembangan pasar rakyat maupun pasar-pasar lainnya, agar pedagang tidak merasa dianak-tirikan.

“Kita juga akan mengupayakan menfasilitasi bila pedagang ingin memanfaatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari BRI untuk modal usaha, tanpa syarat agunan,” tuturnya.

Menjawab pertanyaan terkait lokasi pasar rakyat Tapaktuan, Mualimin, menyatakan yakin akan maju karena letaknya persis di lintasan jalan Tapaktuan – Medan.

“Saya yakin ke depan, pertumbuhan ekonomi di pasar baru akan bangkit. Karena letaknya sangat strategis di lintasan Tapaktuan – Medan. Setiap orang melintas akan mampir belanja. Apalagi nanti dibuka dari pagi hingga malam,” lanjutnya.

Menurutnya, penertiban pedagang ikan liar di sejumlah lokasi dalam Kecamatan Tapaktuan, untuk menindak-lanjuti program 100 hari kerja pasangan Azam (Azwir – Tgk Amran), yang diawali pembenahan kota, termasuk mengarahkan pedagang ikan ke pasar inpres.

“Beroperasinya pasar rakyat tentu saja diimbangi dengan perkembangan sektor perdagangan di pasar inpres Tapaktuan. Jika kedua pasar ini nanti sama-sama maju, sudah tentu pertumbuhan perekonomian di pusat kota semangkin meningkat,” tutup Mualimin. (Faisal)

BERBAGI