Beranda Aceh Dayah di Aceh Tak Produksi Radikalisme

Dayah di Aceh Tak Produksi Radikalisme

BERBAGI
Kadisdik Dayah Aceh, Usamah El Madny, sedang menyampaikan materi pada acara seminar Ulama Dayah Inshafuddin di Banda Aceh, Jumat (26/10/2018). (Foto/T.Mansursyah/B)
Kadisdik Dayah Aceh, Usamah El Madny, sedang menyampaikan materi pada acara seminar Ulama Dayah Inshafuddin di Banda Aceh, Jumat (26/10/2018). (Foto/T.Mansursyah/B)

Banda Aceh (Waspada Aceh) – Kepala Dinas Pendidikan Dayah Provinsi Aceh, Usamah El-Madny mengatakan, dayah di Aceh tidak akan dan tidak pernah pemproduksi radikalisme.

“Artinya, dayah di Aceh selalu berkonsentrasi untuk melahirkan ulama-ulama sebagai penerang ummat yang berlandaskan Ahlul Sunnah Wal Jamaah,” ungkap Usamah ketika membuka Seminar Ulama Dayah Inshafuddin di sebuah hotel di Banda Aceh, Jumat malam (26/10/2018).

Kata Usamah, dalam sejarah Islam di Aceh, dayah memiliki peranan besar membangun masyarakat yang berbudaya dan berperadaban. Begitu fenomenalnya sehingga banyak peneliti dunia yang melakukan riset tentang dayah di Aceh.

Semua penelitian itu selalu memperkuat fakta, bahwa dayah merupakan lembaga pendidikan yang sudah menyatu dalam segenap dimensi kehidupan masyarakat Aceh, cetusnya.

Pada tataran teritorial, ekspansi dayah bahkan sudah mencapai skala internasional. Meski tetap mempertahankan sistem belajar tradisional, kenyataannya sudah banyak alumni dayah yang sukses berkiprah dalam berbagai aktivitas masyarakat Aceh, paparnya.

“Dengan adanya lembaga ini kita harapkan perkembangan dayah meningkat ke arah yang lebih baik dan eksistensi dayah tidak lekang ditelan zaman,” ujar mantan Sekretaris Badan Kepegawaian Negara (BKN) Aceh itu.

Sementara Drs Tgk H Abdullah Usman selaku ketua panitia mengatakan, Seminar dengan tema “Peran Ulama Dalam Merespon Persoalan Ummat Menuju Negara Sejahtera dan Bermartabat,” itu diikuti oleh 100 orang peserta dari Pengurus Besar Inshafuddin seluruh Aceh, berlangsung 26 – 27 Oktober 2018. (b02/I)

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here