Beranda Aceh Warga Mengamuk Saat Urus EKTP, Rusak Kantor Disdukcapil Pidie

Warga Mengamuk Saat Urus EKTP, Rusak Kantor Disdukcapil Pidie

BERBAGI
Aktifitas pelayanan di kantor Disdukcapil Pidie tetap berjalan normal, kendati ada warga yang mengamuk karena kecewa dengan pelayanan, Jumat (28/9/2018). (Foto/Muhammad Riza)
Aktifitas pelayanan di kantor Disdukcapil Pidie tetap berjalan normal, kendati ada warga yang mengamuk karena kecewa dengan pelayanan, Jumat (28/9/2018). (Foto/Muhammad Riza)

Sigli (Waspada Aceh) – Merasa tidak puas dengan pelayanan yang diberikan oleh pegawai Dinas Catatan Sipil (Disdukcapil) Pemerintah Kabupaten Pidie, Bud, 31, warga Gampong (desa-red) Cot Tunong, Kecamatan Glumpang Minyeuk, merusak kaca samping sebelah kanan kantor Disdukcapil setempat, Jumat (28/9/2018.)

Kapolres Pidie AKBP Andi Nugraha Setiawan Siregar, SIK kepada Waspadaaceh.com, membenarkan pihaknya telah mengamankan Bud karena mengamuk di kantor Disdukcapil. Bud diduga telah merusak fasilitas dengan cara memecahkan kaca bagian kanan kantor tersebut.

Menurut Kapolres Pidie, Bud melakukan perbuatan itu karena tidak dapat menahan emosi saat melakukan pengurusan EKTP. Bud yang sudah antri sejak pukul 07:00 WIB, merasa kesal dan kecewa, sebab petugas kantor tersebut tidak melayani masyarakat yang sudah antri.

Kata Kapolres, pada saat itu seluruh pegawai kantor Disdukcapil sedang melakukan kegiatan gotong-royong Jumat bersih, sehingga kegiatan pelayanan masyarakat dihentikan sementara.

Menyingkapi kejadian tersebut, Muharamsyah, salah seorang pemerhanti sosial di Sigli, mengatakan, Bupati Pidie, Roni Ahmad, perlu segera melakukan evaluasi terhadap kinerja Disdukcapil yang dinilai masih kurang maksimal.

“Warga itu sejak kemarin sudah mengurus EKTP di Disdukcapil, dan pagi ini dia kembali utk melanjutkan pengurusan EKTP tapi tidak ada satupun petugas yang melayani. Jadi ini perlu jadi perhatian,” kata Muharam.

“Merusak fasilitas kantor pemerintah, itu juga tidak baik. Tetapi Pemkab Pidie dalam hal ini Disdukcapil, juga harus mengerti akan kebutuhan warga yang sudah hadir di kantor untuk mengurus. Hendaknya, itu diutamakan,”  kata Ozar Yusuf, politisi Partai Golkar. (b10)

BERBAGI