Slank Tak Dapat Restu Ulama Manggung di Pidie

    BERBAGI
    Grup band Slank, tidak mendapat izin manggung di Sigli, Pidie. (Foto/lagubaruku.com)
    Grup band Slank, tidak mendapat izin manggung di Sigli, Pidie. (Foto/lagubaruku.com)

    Sigli (Waspada Aceh) – Grup musik cadas Slank, harus menelan kekecewaan, lantaran batal mengisi acara konser Magnummution, yang rencananya digelar di Alun-Alun, Kota Sigli, Kabupaten Pidie, Sabtu (29/9/2018).

    Grup band yang dimotori Bimbim ini dipastikan batal tampil di kabupaten berjuluk Pang Ulee Buet Ibadat Pang Ulee Hareukat Meugoe, itu karena tidak mendapat rekomendasi dari Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) setempat.

    MPU Pidie menilai, tidak merekomendasi konser band musik cadas asal kota Jakarta untuk tampil di Pidie, karena kegiatan tersebut dinilai tidak berkaitan dengan ajaran Islam.

    “Sesuai denggan hasil keputusan rapat MPU Pidie yang diterbitkan dalam bentuk surat tertanggal 30 Agustus 2018, MPU tidak merekomendasi acara itu karena tidak berkaitan dengan kaidah keagamaan khususnya ajaran Islam,” kata Wakil Ketua MPU Pidie, Tgk Mohd Amin.

    Menyusul tidak mendapat restu dari para ulama, para Slankers di Pidie dan sekitarnya harus kecewa karena tidak menyaksikan langsung grup band idolanya tampil. “Apapun kegiatan yang tidak sesuai dengan syariat Islam, MPU Pidie selalu meminta kepada pemerintah dalam hal ini Pemkab Pidie untuk melarangnya,” tegas Tgk Mohd Amin.

    Pun begitu, sebut Tgk Mohd Amin, pihaknya tetap melakukan koordinasi dengan Panpel kegiatan, dengan harapan setiap kegiatan hiburan rakyat yang dilaksanakan dapat menjujung tinggi nilai syariat Islam.

    Slank semula dijadwalkan tampil di Alun-alun Kota Sigli, Kabupaten Pidie pada Sabtu, (29/9/2018). Kegiatan itu akan dilaksanakan sekira pukul 09:00 WIB hingga selesai. (b10)

    BERBAGI