Radio Rimba Raya “Mengudara” Kembali

    BERBAGI
    Radio Rimba Raya yang berjasa pada masa perjuangan kemerdekaan, kini akan kembali
    Radio Rimba Raya yang berjasa pada masa perjuangan kemerdekaan, kini akan kembali "mengudara" di dataran tinggi Gayo, tepatnya di Kabupaten Bener Meriah. (Foto/Khairul Akhyar)

    Jakarta (Waspada Aceh) – Akhirnya radio Rimba Raya, yang berperan dalam perjuangan kemerdekaan, kebanggaan rakyat dataran tinggi Gayo, Aceh, bisa “mengudara” kembali setelah dilaunching saat Ulang Tahun Radio Republik Indonesia (RRI) ke 73 tahun di Jakarta.

    Launching perdana yang kini bernama Radio Republik Indonesia (RRI Rimba Raya) terletak di Kabupaten Bener Meriah, diadakan di kantor pusat RRI di, Jakarta (12/9/18). Perayaan tersebut juga diselingi dengan penampilan musik dan tari budaya nusantara.

    Direktur Utama RRI M.Rohanudin dalam sambutannya menyebutkan, RRI saat ini sudah menjadi platform radio visual di Indonesia.

    “Dalam pengertian bahwa RRI bukan akan menjadi radio televisi akan tetapi RRI berusaha mengakomodir semua segmen penyiaran informasi dalam bentuk apa pun. Karena RRI sudah memiliki sarana penyiaran yang mumpuni,” ujarnya.

    M. Rohanudin mengatakan, Kabupaten Bener Meriah menjadi “tajuk utama” RRI karena keberadaan radio perjuangan Rimba Raya sebagai penyelamat Indonesia, di masa perang kemerdekaan tahun 1948.

    “Bener Meriah menjadi perhatian utama karena keberadaan Radio Rimba Raya tersebut. Radio ini sangat berperan penting sebagai corong informasi perjuangan era perang kemerdekaan,” jelasnya.

    “Informasi yang disuarakan bahwa Indonesia masih ada oleh Radio Rimba Raya dari dataran tinggi penghasil kopi itulah para pemimpin dunia memaksa Belanda untuk duduk di meja perundingan, yang kita kenal dengan Konferensi Meja Bundar (KMB) tahun 1949,” tegas M. Rohanudin.

    Rohanudin mengatakan, sebagai bentuk apresiasi terhadap Radio Rimba Raya, ulang tahun RRI ke 73 ini, mengadopsi jargon, “Dari sini Indonesia masih ada dan terus ada, sekali di udara tetap di udara,” ujarnya dengan lantang.

    Radio Republik Indonesia juga meluncurkan tagar #darisiniindonesiamasihada, sebagai penghormatan terhadap perjuangan Radio Rimba Raya.

    Acara tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Bener Meriah, Drs.Ismarissiska, MM mewakili Plt. Bupati Bener Meriah Tgk. Sarkawi, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Irmansyah S. STP, dan staf lainnya. (Khairi Akhyar)

    BERBAGI