Beranda Aceh 10 Tahun Jembatan Bernilai Miliaran Terbengkalai di Nagan Raya

10 Tahun Jembatan Bernilai Miliaran Terbengkalai di Nagan Raya

BERBAGI
Kades Kandeh dan Kades Kila bersama warga saat berada di dekat jembatan yang sudah 10 tahun terbengkalai. (Foto/Muji Burrahman)
Kades Kandeh dan Kades Kila bersama warga saat berada di dekat jembatan yang sudah 10 tahun terbengkalai. (Foto/Muji Burrahman)

Nagan Raya (Waspada Aceh) – Jembatan rangka baja menghubungkan Nagan Raya – Aceh Barat, bernilai miliaran rupiah dibiarkan terbengkalai, selama sepuluh tahun. Padahal warga tiga desa di Kecamatan Seunagan Timur, telah meminta Pemkab untuk melanjutkan kembali pembangunannya.

Jembatan tersebut terbengkalai sejak tahun 2008, berlokasi di Desa Uteun Puloe. Selain dapat menghubung ke Desa Kandeh serta Kila, jembatan ini juga dapat terhubung ke Pante Cermin Kabupaten Aceh Barat.

Pembangunan jembatan yang telah menghabiskan anggaran mencapai puluhan miliar, saat ini hanya abutmen saja yang telah siap dikerjakan. Sedangkan kerangka lainnya belum ada tanda tanda untuk dilanjutkan pembangunannya.

Kades Kandeh, Sofian, kepada wartawan, Selasa (4/9/2018) mengatakan, pembangunan jembatan yang sudah terbengkalai 10 tahun itu diharapkan dapat dilanjutkan kembali tahun 2019.

Sofian didampingi Sekdes Kila, Husen, mengharapkan, jembatan yang telah dibangun sejak tahun 2008 lalu agar segera dilanjutkan untuk memudahkan warga dalam melakukan berbagai aktivitas.

Sementara Mursal selaku tokoh pemuda desa Kila, meminta Pemkab Nagan Raya serta Pemerintah Aceh untuk menprioritaskan pembangunan jembatan yang telah lama terbangkali itu.

Sedangkan Kades Kila Amiruddin berharap agar jembatan tersebut segera dibangun kembali mengingat keberadaan jembatan itu sangat di butuhkan warga. (Cb07)

BERBAGI